Social Icons

Pages

Saturday, April 23, 2011

Be a Consistent Person

Sudah lama rasanya ga menulis di blog ini.... Kangen banget rasanya untuk nulis di blog ini, but now I'm back to writing in this blog....

Nge-blog itu bikin hidup gw lebih hidup dan tentunya menyalurkan hasrat yang terpendam. Sebetulnya Dhie dah punya 2 blog selain blog ini yaitu blog music dan satu lagi blog untuk jualan, tapi tetep rasanya pengen ada suatu media yang bisa nampung segala hasrat dan ide Dhie serta pengen nge-share pengalaman - pengalaman hidup Dhie dan apa yang sedang Dhie rasakan sekarang ini. Entah itu berguna atau bermanfaat yang penting Dhie bisa mengeluarkannya dari pikiran Dhie, yah bisa dibilang buat curhat lah yah blog ini hehehe... So traffic banyak atau sedikit bukanlah tujuan utama blog ini muncul ^^

Sebetulnya pengen banget Dhie bisa sukses di dunia blog yah kaya cerita - cerita org2 sukses dengan nge-blog seperti john chow dan laennya, but entah mengapa org yg sukses dng nge-blog biasanya memilih topik trick nge-blog seperti SEO, adsense dan lainnya. However mau sukses atau ga di dunia blog, inilah suatu hal yg Dhie suka jadi yah I will do it anyway, kalo sukses yah sukur kalau ga yah tetap akan coba untuk sukses hehehe

Mau sukses di blog atau sukses dimanapun salah satu kuncinya adalah konsisten, but jadi orang konsisten itu gak mudah. Padahal dengan kita konsisten maka hal yg kita lakukan itu akan menjadi suatu kebiasaan dan kalau kebiasaan kita sudah baik, pasti kita akan menjadi orang yang lebih baik lagi.

Konsisten terasa lebih sulit lagi bagi Dhie karena Dhie bukanlah orang yang senang melakukan hal yang sama berulang - ulang. Dhie seneng banget sama yang namanya perubahan dan sesuatu yg berbeda karena hal tersebut akan membuat hidup menjadi lebih hidup, bervariasi dan tentunya gak monoton.

But lama lama dipikir sepertinya itu hanyalah sebuah alasan bagi Dhie di hidup ini. Walaupun susah banget buat jadi konsisten, kayanya sudah waktunya untuk menjadi orang yang konsisten, karena konsisten merupakan salah satu sikap yang harus dimiliki seseorang bila ingin sukses. I want to be a successful person, so I must be a consistent person!!!....

Dhie akan tetap menjadi creative, tidak suka dengan hal yang biasa, dan selalu melakukan perubahan agar buat hidup menjadi lebih hidup. But hal tersebut tidak masuk hitungan bila Dhie sedang mengerjakan sesuatu, salah satunya adalah nge-blog. Kalau Dhie mau sukses di Blog maka Dhie harus konsisten untuk update blog, baca pengetahuan seputar blog, dan hal lainnya seputar blog.

I will try my best to be a consistent person..... I hope I can (:praytoGOD:) hehehehe I must believe I can!!! ;p
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Sunday, October 10, 2010

Bukan Berat Beban

Haloo....

Dhie back again, now Dhie will share the second story yang dimana cerita tersebut berhasil menginspirasi Dhie dan memberi semangat yang baru kepada Dhie dalam beberapa waktu terakhir ini.

Cerita ini di Share di BM juga via BB group. Tentunya cerita ini di share oleh temen Dhie juga. Thanks buat nhe2 yg udah share cerita ini... So inspiring...

Ga usah lama lama lagi langsung aja kita cek impact story yang kedua, cekidot (check this out) guys....

Bukan berat Beban yang membuat Kita Stress, Tetapi lamanya Kita memikul beban tersebut. (By Stephen Covey)

Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen
Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira-kira segelas air ini?"

Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr. "Ini bukanlah masalah berat absolutnya, Tapi tergantung berapa lama anda memegangnya." Kata Covey.

"Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak Ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1Jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya Memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin Anda
harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama Saya memegangnya, maka
bebannya akan
semakin berat."

"Jika Kita membawa beban Kita terus menerus, lambat laun Kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." Lanjut Covey. "Apa yang harus Kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi". Kita harus
meninggalkan beban Kita secara periodik, agar Kita apat lebih segar & mampu membawanya lagi.

Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok.
Apapun beban yang ada.di pundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.

Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya..

Ya betul sekali dengan apa yang dikatakan oleh Mr. Covey diatas. Dalam menjalani hidup tidak mungkin tidak ada beban, tetapi haruskah beban tersebut mempengaruhi kehidupan kita, sehingga kita tidak bisa menikmati hidup ini???

Hidup ini singkat so kita harus bisa untuk menikmatinya betul???

Dan rasanya saya tak perlu meng-intepretasikan lebih jauh lagi tentang cerita diatas, karena cerita diatas sudah sangat mudah untuk dimengerti, betul???

So biarlah penderitaan hari esok kita hadapi hari esok saja, jangan terlalu banyak dipikirkan.... Boleh dipikirkan tapi jangan sampai semua beban tersebut membuat kita stress dan tidak menikmati hidup....

Mudah - mudahan kalian terinspirasi dengan cerita ini.....

Have fun with your life or in other word "Enjoy Your Life".....

Be inspire n God Bless You...
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Saturday, October 9, 2010

Surat Dari Tuhan

Akhir akhir ini adalah hari hari yang berat buat Dhie. Walaupun begitu entah mengapa di akhir - akhir ini pula Dhie sering dikuatkan dari cerita - cerita yang di share-kan oleh Dhie's Friendszz..

Mau tahu cerita apa yang menguatkan dhie??? Ada tiga cerita, tpi Dhie akan share di post yg terpisah....

First story....

-Surat Dari Tuhan-

Saturday, October 2, 2010

More Old More Confusing

Life is confusing, right??? More old more confusing, right?? Maybe some people disagree with me, but it's okay inilah dunia ini, ada yang setuju dan ada yang tidak setuju.

Now my age 22, dalam kurun waktu kurang lebih 5 tahun kmungkinan besar Dhie akan menglangsungkan yang namanya pernikahan. Kehidupan sekarang aja menurut Dhie sudah memusingkan apalagi setelah married.....

Mungkin pembicaraan Dhie kali ini akan membuat Dhie terlihat seperti manusia yang pesimistic. Sebetulnya Dhie bukan orang yang pesimis, Dhie angkat pembicaraan seperti ini karena inilah hidup.

Dhie umur 22 tahun dimana Dhie sudah lulus kuliah dan setelah lulus kuliah usually everybody want to.... WORK!!. Pada saat itulah Dunia terasa sangat nyata, karena sebelumnya kita hanya sekolah, main, dan for some people cari duit tambahan dari kerja magang. Masa itu adalah masa paling menyenangkan dari seorang manusia pada saat hidup di dunia ini.

Pada saat kita sekolah, kita tidak memikirkan apa - apa hanya sibuk sekolah trus main. Kebanyakan waktu lainnya dpakai untuk tetap belajar seperti les atau kursus atau untuk menyenangkan diri seperti tidur, main dengan teman dan hal lainnya yg menyenangkan diri kita. Sendiri. (Kondisi ini tidak bisa dipukul rata karena untuk keluarga yang dapat dikatakan tidak mampu, hal ini tidak berlaku)

Pada saat setelah lulus dari dunia pendidikan, kita sudah mulai memikirkan banyak hal. Seperti kerjaan apa yang cocok buat kita, berapa gaji yang diinginkan, belum lg mempersiapkan budget untuk married, trus klo dah married mikirin gmana ngebiayain anak, dan hal - hal lainnya. Apakah hanya itu saja?? Tentunya tidaakk.. Dan hal - hal tersebut semestinya sudah dipikirkan pada saat umur kita sudah menanjak ke umur 21, karena itu adalah umur dimana seorang manusia dianggap dewasa.

So ga salah kan kalau Dhie bilang makin tua makin pusing dan semakin banyak hal yang harus dipikirkan. Kita angkat satu kasus yaitu pada saat mau married, seorang cowok sebisa mungkin membiayai budget pernikahan, trus kalau bisa sudah punya sendiri, dan yang lainnya seperti mobil, furniture rumah, dll. Dhie adalah seorang cowok dan sudah hakekatnya Dhie memikirkan dan mempersiapkan itu semua, karena hal2 tersebut tidak dapat disiapkan hanya dalam waktu 1 tahun.

Itu baru berbicara soal uang, uang dan uang. Belum lg ditambah fakta bahwa semakin tua tubuh semakin letoy, wajah semakin tua, trus harus lebih dewasa dalam memandang suatu hal, dan hal hal lainnya yang diluar soal uang. But di seluruh faktor yang ada, faktor yang paling bikin pusing dan butuh banyak pemikiran serta planning adalah di faktor keuangan dan kesejahteraan, betul atau betul??

Inilah hidup.... There's no guarantee that life is easy. Kita hanya bisa melakukan yang terbaik di hidup ini dan berharap semua yg kita harapkan bisa terwujud dari hasil kerja keras kita, dan jangan lupa untuk berdoa agar segala impian kita bisa terwujud dari hasil kerja keras kita. Doa, itulah senjata lain untuk kita bisa berhasil dan bertahan di kehidupan dunia yang keras ini.

Life is not easy, but with God life more easy....... Believe me hehehe ;p ^^

*just share what I think and feel...
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Thursday, September 16, 2010

I Can't Feel Home >.<

Home adalah suatu tempat yang Dhie rindukan beberapa waktu belakangan ini. Dhie merasa tidak ada "home" lagi di dalam kehidupan Dhie apalagi setelah Dhie hengkang dari Bandung menuju Jakarta. Tidak ada satu pun tempat yang Dhie bisa bilang home sweet home.

Semua tempat tinggal Dhie baru. Di Jakarta, Dhie baru tinggal beberapa bulan dan belum setahun dan rasanya masih harus struggle untuk beradaptasi dengan kota tersebut.

Kota dimana orang tua tinggal pun adalah kota yang baru. Dhie lahir di Sukabumi dan pada saat Dhie kuliah, my parents moving to Bogor. Jadi kota orang tua pun adalah kota yang baru.

Rasanya sungguh menyebalkan karena dikedua kota ini yaitu Jakarta dan Bogor, tidak ada kota yang Dhie benar - benar sudah merasa nyaman sebagai "home". Semuanya masih dalam tahap adaptasi.

Hufff rasanya hidup semakin sulit karena dalam hidup Dhie sekarang semuanya adalah baru. Jadi tingkat adaptasi Dhie benar - benar ditantang, rasanya pengen ada suatu tempat yang bikin Dhie ngerasa nyamannnn bangeettt atau ngerasa home bangett, tapi sampai detik ini belum ada.

So mau tak mau Dhie harus ngeupgrade tingkat adaptasi Dhie agar semuanya bisa lebih baik lagi dan bisa mencapai kondisi dimana Dhie ngerasa home banget.

Help me God!!! Hahaha.....

Hope everything more better better n better... Because I'm so sick of this condition.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
 

Sample text

Sample Text

 
Blogger Templates